Mengenal Pohon Bonsai,Seni Imajinasi yang Dituangkan Ke Pohon

Pohon Bonsai berasal dari Cina sejak zaman Dinasti Tang (618-907) dan dikenal kemudian sebagai penjing yang berarti pemandangan nampan. Pada awalnya bonsai dikenal sebagai bonggol batang pohon yang menyerupai naga, burung dan hewan lainnya.

Pohon Bonsai benar-benar merupakan seni imajinasi yang dituangkan ke pohon. Selama periode yang dikenal sebagai Kamakura (1185-1333), bonsai terus diperkenalkan ke Jepang mewakili hubungan antara manusia, jiwa, dan alam.Bonsai adalah sebuah tantangan tapi memuaskan hobi dan seni untuk dapat menikmati kesabaran dan apresiasi alam.

Pohon bonsai bukanlah jenis pohon tertentu, tetapi setiap pohon yang tumbuh dan dikerdilkan dalam miniatur menyerupai pohon tua disebut dengan bonsai. Pada dasarnya ratusan jenis pohon dapat tumbuh dan dilatih untuk menjadi bonsai.Namun, pohon bonsai yang lebih tua memiliki nilai lebih dan keuntungan tersendiri.

Beberapa model bonsai yang populer antara lain : tegak formal dan informal, cascade, berangin, miring, hutan dan masih banyak variasi dan model yang lain.

Petani bonsai harus memiliki visi dan keterampilan untuk melatih daun pohon dan panduan bentuknya. Hal ini dilakukan melalui pemangkasan akar untuk menjaga pohon tetap kecil, kawat pada cabang-cabang dan menggunakan teknik khusus agar pohon bonsai memiliki tampilan pohon dewasa yang ada di alam.

Pohon Bonsai

Bonsai juga memerlukan perawatan khusus karena mereka tumbuh di tempat yang memiliki tanah yang sangat sedikit. Pohon-pohon itu tidak memiliki akar basah karena bonsai menggunakan tanah khusus yang lebih mudah mengering daripada tanah standar.

Pohon ini hanya menggunakan sedikit tanah, sehingga bonsai harus lebih sering disiram. Alat pengukur kelembaban dapat digunakan untuk memberi informasi ketika pohon bonsai memerlukan air.

Bonsai juga harus diberi nutrisi pada musim semi dan gugur. Tiga nutrisi yang paling penting yaitu nitrogen, asam fosfat dan kalium karbonat. Mungkin berganti-ganti merk pupuk akan berguna karena masing-masing pupuk mengandung unsur yang berbeda-beda.

Pohon yang tumbuh di alam akan mendapatkan kelembaban yang hilang ketika berada di lingkungan indoor. Oleh karena itu pot bonsai sebaiknya diletakkan di sebuah nampan dangkal dengan air yang dapat menguap untuk menambah kelembaban udara yang mengelilingi pohon. Batu kecil atau kerikil harus diletakkan di atas nampan di bawah pot sehingga bonsai tidak tumbuh di dalam air. Sekali lagi, akar pohon bonsai tidak boleh dibiarkan basah.

Sinar matahari tetap diperlukan oleh bonsai kecuali pada keadaan khusus, seperti setelah pemangkasan. Eksposur Selatan, Barat atau Timur diperlukan di dalam rumah sehingga pohon dapat menerima sinar matahari. Jika bonsai tidak mendapatkan sinar matahari langsung Anda harus memilih pohon bonsai yang dapat tumbuh dengan sedikit sinar matahari, atau taruh bonsai Anda di luar selama beberapa jam setiap hari.

Tujuan bonsai adalah untuk mencapai bentuk yang dikehendaki dengan menyeimbangkan pertumbuhan di atas tanah dan pertumbuhan akar. Pembentukkan dimulai segera semenjak pohon masih sangat muda, dan terus berlanjut sampai  tua. Ranting kecil dapat dipotong dengan gunting tajam, tetapi cabang besar perlu pemotong khusus agar tidak meninggalkan bekas pemotongan.

Beberapa orang menggunakan kawat tembaga untuk melatih pohon bonsai. Kawat diikatkan dengan hati-hati digulung ke cabang-cabang ke arah yang Anda inginkan. Setelah cabang terbungkus lalu dibengkokkan sekali lagi ke posisi akhir.

Bagikan :