Masalah Rayap Kayu yang Perlu Anda Waspadai

Rayap kayu adalah binatang kecil yang sering dikutuk oleh para pemilik rumah. Serangga kecil sial ini memakan selulosa yang banyak ditemukan pada kayu. Koloni rayap lebih senang membuat rumahnya di rumah orang yang kondisinya cocok untuk mereka.

Rayap Kayu
Ada dua kategori utama dari rayap yang harus dipahami karena kemampuan mereka untuk  menjadi  penyebab kerusakan di rumah. Rayap dikelompokkan berdasarkan kadar air dan habitat yang mereka sukai.

Rayap kayu kering lebih memilih untuk tinggal di kayu dengan kadar air yang rendah, sedangkan rayap basah lebih menyukai kayu dengan kadar air yang tinggi. Ini karena rayap kering dapat hidup dari air yang mereka hasilkan karena mencerna selulosa. Sedangkan rayap basah tidak bisa melakukannya, oleh karena itu mereka memerlukan sumber air dari luar.

Meskipun perbedaannya terletak dalam hal kelembaban, kedua jenis rayap kayu cenderung menghuni jenis kayu yang sama. Perbedaannya adalah bahwa rayap basah lebih mungkin hidup saat kayu sering terkena air misalnya karena kebocoran, drainase yang buruk dan lain-lain. Apabila ternyata tidak ada sumber air dari luar kayu yang ada didekat rayap, kemungkinan besar kerusakan kayu disebabkan oleh rayap kering.

Tanda-tanda peringatan yang bisa menunjukkan adanya rayap kayu antara lain :

1.Kerusakan kayu

Kerusakan kayu tidak selalu terlihat jelas, tidak semua lubang dalam kayu berarti ada rayap. Lubang kecil bisa muncul di drywall atau kayu, tapi ini juga belum tentu karena ada rayap. Di tempat-tempat yang dicurigai ada rayap, material bisa dipukul-pukul dengan palu atau alat lain. Jika terdengar ada suara berongga, mungkin ini menunjukkan adanya rayap.

2.Terdapat tubulus

Tubulus merupakan tabung kecil yang dibangun oleh rayap dari lumpur. Tubulus merupakan jalur perjalanan rayap dari sarang ke sumber makanan,dan sekitar sarang. Tubulus sendiri saat ini tidak selalu menunjukkan adanya rayap, karena bisa juga ini  adalah sisa dari rayap kayu yang ada sebelumnya.Untuk memastikannya tubulus harus dipecah atau dibuka untuk memeriksa apakah ada rayap atau tidak.

3.Koloni rayap

Tanda yang paling jelas dari hama rayap adalah adanya koloni rayap dalam ruangan. Namun, karena rata-rata koloni rayap cukup jarang, ini bukanlah tanda peringatan yang bisa diandalkan. Rayap kayu kering biasanya berkoloni di awal musim kemarau pada hari yang cerah dan hangat.Sedangkan rayap yang basah lebih cenderung berkoloni setelah hujan.

Ketika Anda mencurigai ada rayap kayu,langkah berikutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kehadiran rayap dan menentukan spesies mereka.

Namun, tidak mudah untuk menentukan spesies rayap hanya karena melihatnya saja. Semua rayap terlihat kurang lebih sama, dengan tubuh berbentuk silinder pucat dan kepala bulat yang cukup besar dengan rahang besar. Kepala berwarna lebih gelap daripada tubuh. Tergantung spesiesnya, rayap terdiri dari berbagai ukuran sepertiga dari satu inci (0,8 cm) sampai sekitar tiga perempat inci (1,9 cm).

Setelah Anda yakin ada rayap,pengendalian rayap dengan penyemprotan pestisida adalah pengobatan yang umum. Semprotan ini harus diulang setiap beberapa tahun untuk memastikan tidak muncul koloni rayap baru.