Masalah pada Plesteran Karena Kelembaban dan Cara pencegahannya

Beberapa masalah pada plesteran umumnya terjadi karena kelembaban. Masalah yang sering terjadi pada plesteran seperti kemekaran, dekomposisi,cat mengelupas, lapuk, dan jamur biasanya terjadi karena tingkat kelembaban pada plesteran itu sendiri.

Pada umumnya retak juga dapat terjadi tapi biasanya ini tidak terkait dengan kelembaban.Banyak masalah dapat terjadi dengan plesteran model baru dan konvensional jika mereka tidak dipasang dengan benar. Ada juga beberapa masalah pada plesteran yang tidak ada hubungannya dengan cara plesteran itu diaplikasikan.

masalah pada plesteran

Dalam plesteran semen, retak dapat terjadi karena sebab yang berbeda-beda. Kelembaban yang terjadi dalam dinding-dinding rumah dapat meluas karena pengaruh cuaca sehingga bisa menyebabkan keretakan.

Di beberapa daerah di dunia, gempa bumi juga dapat menyebabkan keretakan. Gerakan tanah dapat menyebabkan rumah-rumah tua bergeser dan mengakibatkan keretakan.Sedangkan rumah-rumah baru dapat retak karena kayu yang menyusut. Jika rumah tidak dibangun dengan benar, plesteran bahkan dapat retak karena jumlah tekanan angin yang dihasilkan.

Kemekaran terjadi karena garam di air yang menguap dan muncul pada plesteran eksterior rumah. Hal ini biasanya terjadi ketika kelembaban air di dalam tanah, kemudian menguap. Garam kemudian berada pada permukaan plesteran. Yang paling sering terjadi, cat akan mengelupas yang terjadi bersama dengan kemekaran

Cat yang mengelupas dari plesteran juga disebabkan oleh kelembaban dan instalasi yang tidak tepat. Ini biasanya disebabkan oleh acian yang buruk, pendempulan yang tidak benar, atau mengecat lapisan yang sudah retak dan penuh dengan lubang.

Ventilasi yang buruk juga dapat menyebabkan masalah pada plesteran yang mengakibatkan cat mengelupas. Masalah plesteran ini mengakibatkan kelembaban masuk ke dalam dinding plesteran sehingga menimbulkan pengelupasan cat dan kemekaran.

Kelembaban dari tanah juga bisa masuk ke dalam plesteran dari bagian bawah dinding. Ini terjadi di dalam tembokĀ  sehingga perlahan-lahan kayu mulai membusuk dan merusak struktur rumah. Ini bisa menjadi masalah dan menyebabkan jamur tumbuh dan berkembang. Ini juga dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi semua orang yang tinggal di rumah tersebut.

Instalasi yang tepat dan pengacian yang memadai diperlukan untuk mencegah dekomposisi struktur rumah akibat kelembaban.Masalah pada plesteran yang terjadi juga dapat dicegah dengan menerapkan waterproof eksterior agar tidak terjadi kondensasi atau kelembaban.

Pemeriksaan rutin dapat dilakukan untuk memastikan bahwa air tidak memasuki dinding. Pemeriksaan ini juga dapat membantu pemilik rumah untuk memastikan bahwa tidak ada jamur atau masalah lain.