Informasi Bahan Bangunan

Jenis-Jenis Rayap Kayu

Rayap kayu adalah binatang kecil yang sering dikutuk oleh para pemilik rumah. Serangga kecil sial ini makan selulosa, yang ditemukan dalam kelimpahan di kayu, dan koloni rayap kayu lebih senang untuk membuat rumahnya di rumah orang saat kondisi cocok. Ada dua kategori utama dari rayap yang harus dipahami karena kemampuan mereka untuk menyebabkan kerusakan di rumah, dikelompokkan berdasarkan kadar air habitat yang mereka sukai.

Rayap kayu kering lebih memilih untuk tinggal di kayu dengan kadar air yang rendah, sedangkan rayap kayu basah lebih suka kayu dengan kadar air yang tinggi. Hal ini karena rayap kayu kering bisa hidup dari air yang mereka hasilkan sebagai akibat dari mencerna selulosa, sementara rayap kayu basah tidak bisa melakukan ini, dan karenanya memerlukan sumber air dari luar. Untuk alasan ini kedua jenis spesies rayap hidup di berbagai wilayah dunia.

Meskipun perbedaannya terletak dalam hal kelembaban, kedua jenis rayap kayu cenderung menghuni jenis kayu yang sama. Perbedaannya terletak pada kenyataan bahwa rayap kayu basah lebih mungkin hidup saat kayu berada dalam kontak teratur dengan air, mungkin karena kebocoran, drainase yang buruk, atau sumber lain dari air. Jika tidak ada sumber air eksternal didekat rayap, kemungkinan besar yang menyebabkan kerusakan adalah rayap kayu kering.

Dalam hal ini tidak mudah untuk menentukan spesies rayap hanya karena melihatnya saja. Semua rayap terlihat kurang lebih sama, dengan tubuh berbentuk silinder pucat dan kepala bulat yang cukup besar dengan rahang besar. Kepala berwarna lebih gelap daripada tubuh. Tergantung pada spesies,mereka terdiri dari berbagai ukuran sepertiga dari satu inci (0,8 cm) sampai sekitar tiga perempat inci (1,9 cm).

Tanda-tanda peringatan yang bisa menunjukkan rayap kayu antara lain :


1.Kerusakan kayu
   Kerusakan kayu tidak selalu yang paling jelas, hanya karena lubang dari bagian dalam kayu ke luar rayap. Lubang kecil bisa muncul di drywall atau kayu, tapi bahkan ini mungkin tidak ada rayap. Di tempat-tempat di mana rayap dicurigai, material bisa dipukul dengan palu atau alat lain. Jika terdengar ada suara berongga, mungkin ini menunjukkan adanya rayap.

2.Terdapat tubulus
    Tubulus merupakan tabung kecil yang dibangun oleh rayap dari lumpur. Tubulus merupakan jalur perjalanan rayap dari sarang ke sumber makanan,dan sekitar sarang. Tubulus sendiri tidak selalu menunjukkan rayap saat ini, karena mereka bisa juga tersisa dari rayap kayu sebelumnya.Dalam hal ini beberapa tubulus harus dipecah atau dibuka untuk memeriksa rayap.

3.Koloni rayap
   Tanda yang paling jelas dari hama rayap adalah adanya koloni rayap dalam ruangan. Namun, karena rata-rata koloni rayap cukup jarang, ini bukan tanda peringatan yang bisa diandalkan. Rayap kayu kering biasanya berkumpul di awal musim kemarau pada hari yang cerah dan hangat.Sedangkan rayap kayu basah lebih cenderung berkumpul setelah hujan.

Ketika dicurigai ada rayap kayu,langkah berikutnya adalah dilakukan pemeriksaan oleh pembasmi rayap, untuk mengetahui kehadiran rayap dan menentukan spesies mereka. Setelah diketahui ada rayap,pengendalian dalam bentuk penyemprotan pestisida adalah pengobatan yang umum. Semprotan ini harus diulang setiap beberapa tahun untuk memastikan tidak muncul gerombolan rayap baru.

Blog Archive

Total Pageviews

Copyright © Sarana Bangunan. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design